kursor

LOL - Rage Face Comics
Free Clock

Kamis, 09 Januari 2014

tugas softskill bab 12



PSIKOLOGI DAN INTERNET LINGKUP TRANSPERSONAL(DAMPAK INTERNET)
I.                PENDAHULUAN
Saat ini, segala aspek kehidupan tersebut telah mampu berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan perkembangan masyarakat dari masyarakat yang tradisional menjadi masyarakat moderen, kemudian secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah globalisasi. Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan tersebut adalah pada aspek Teknologi Informasi, contoh paling sederhana tentang hal ini adalah bila pada masyarakat yang masih tradisional dahulu dalam pencapaian informasi dari jarak jauh memerlukan waktu yang begitu lamanya, karena saat itu masih menggunakan cara pengiriman pesan masih sederhana yaitu surat-menyurat, kemudian berkembang menjadi faksimile kemudian telepon dan sekarang pada tingkat yang lebih moderen telah muncul telepon genggam dalam beragam jenis dan fitur-fitur canggih yang mendominasinya.
II.             ANALISIS DAN PEMBAHASAN
A. Dampak Sosial Dari Interaksi Manusia dan Internet

Mengenai dampak internet sebagai alat explorasi diri, para Psikolog memandang hal tersebut tergantung dari pribadi si penggunanya. Tentu internet akan bermanfaat jika mampu meningkatkan kehidupan seseorang, dan sebaliknya menjadi penyakit jika membuat kacau kehidupan orang tersebut. Pengaruh buruk akan terjadi jika internet digunakan sebagai sarana untuk mengisolasi diri. Banyak orang tidak sadar bahwa lama-kelamaan ia menutup diri terhadap komunikasi sosial entah karena keasikan ngebrowse atau karena internet dipakai sebagai pelarian dari masalah-masalah yang berhubungan dengan kepribadiannya. Hal itu dapat terjadi karena ada individu yang menampilkan kepribadian yang berbeda pada saat online dengan offline. Motivasi dibalik itu tentu berbeda antara satu orang dengan yang lain. Permasalahan akan rumit jika alasannya adalah karena individu tersebut tidak puas/suka terhadap dirinya sendiri (mungkin karena rasa minder, malu, atau merasa tidak pantas), lantas menciptakan dan menampilkan kepribadian yang lain sekali dari dirinya yang asli. Seringkali ia lebih suka pada kepribadian hasil rekayasa yang baru karena tampak ideal baginya. Padahal, menurut para Psikolog, hal ini tidak benar dan tidak sehat. Mengapa demikian?
Michelle Weil, seorang Psikolog dan pengarang buku terkenal, memberikan contoh konkrit tentang seorang gadis yang dijauhi oleh teman-temannya lalu kemudian menghabiskan waktu untuk mojok berchatting ria dengan menampilkan karakter yang sangat kontradiktif dengan karakter aslinya. Akibatnya, lama kelamaan ia semakin jauh dengan kenyataaan sosial yang ada, bahkan tidak bisa menerima diri apa adanya. Menurut pakar psikoanalisa terkenal seperti Erich Fromm, kondisi demikian dinamakan neurosis. Kondisi neurosis yang berkepanjangan akan mengakibatkan gangguan jiwa yang serius. Michelle lebih lanjut menambahkan, bahaya latennya adalah terbentuknya kepribadian online yang berbeda dengan yang asli.

1. Dampak pada perkembangan fisik
Interaksi remaja dengan internet banyak mengurangi aktivitas gerak karena saat ini dalam beraktivitas para remaja sudah banyak menggunakan perantara internet. Hal tersebut menyebabkan perkembangan fisik remaja yang terlalu dipapar oleh internet banyak mengalami physical decline. Contohnya problem visual seperti kelelahan mata, sakit kepala bahkan penglihatan kabur karena remaja lebih rentan daripada orang dewasa terhadap cahaya dan radiasi dari perangkat internet. Selain itu obesitas juga kasus yang sering terjadi akibat berkurangnya aktivitas fisik.

2. Dampak pada perkembangan emosi dan sosial
Pada remaja, perkembangan emosi tidak lepas dari interaksinya dengan lingkungan sosial.
Bila lingkungan sosial yang ada di sekeliling remaja berupa lingkungan sosial yang “virtual” dan tidak pada kenyataannya, maka perkembangan emosi remaja juga cenderung tidak adekuat
Sehingga individu harus mengembangkan keterampilan sosial dan emosi untuk mengatasinya.  

3. Dampak pada perkembangan inteligensi
Bahwa remaja yang menggunakan internet secara berlebihan akan memiliki kecenderungan untuk mengalami hambatan dalam rentang perhatian, kebutuhan melakukan stimulasi secara segera (tidak sabar) , dan "rasa kebingungan dalam identitas." Selain itu internet juga berdampak pada penalaran kritis karena hampir semua informasi telah tersedia sehingga para remaja menjadi kurang terampil dan cenderung untuk berkosentrasi hanya pada satu hal.

4. Dampak pada perkembangan moral
Banyak kasus di Indonesia tentang kekerasan dan kejahatan seksual pada remaja yang baik pelaku maupun korbannya adalah remaja akibat eksposure terhadap situs-situs internet yang tidak dikontrol oleh orangtua maupun orang dewasa lain yang bertanggungjawab terhadap perkembangan remaja di Indonesia. Secara umum efek internet terhadap perkembangan moral diulas oleh Susan Willard dari University of Oregon melalui 4 faktor utama yang muncul dalam interaksi remaja dengan internet
     
   III.           KESIMPULAN
net bagi manusia ada yang positif dan negative ,dan hanya bisa dirasakan oleh simanusia itu sendiri.Dampak inteManfaat internet sudah dirasakan oleh sebagian besar orang baik dalam proses belajar mengajar, hiburan, sumber informasi, media masyarakat, dan bahkan di dalam dunia bisnis. Internet akan bermanfaat jika mampu meningkatkan kehidupan seseorang dan sebaliknya menjadi penyakit jika membuat kacau kehidupan orang tersebut.
IV.          REFERENSI






tugas softskill bab 12



PSIKOLOGI DAN INTERNET LINGKUP TRANSPERSONAL(DAMPAK INTERNET)
I.                PENDAHULUAN
Saat ini, segala aspek kehidupan tersebut telah mampu berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan perkembangan masyarakat dari masyarakat yang tradisional menjadi masyarakat moderen, kemudian secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah globalisasi. Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan tersebut adalah pada aspek Teknologi Informasi, contoh paling sederhana tentang hal ini adalah bila pada masyarakat yang masih tradisional dahulu dalam pencapaian informasi dari jarak jauh memerlukan waktu yang begitu lamanya, karena saat itu masih menggunakan cara pengiriman pesan masih sederhana yaitu surat-menyurat, kemudian berkembang menjadi faksimile kemudian telepon dan sekarang pada tingkat yang lebih moderen telah muncul telepon genggam dalam beragam jenis dan fitur-fitur canggih yang mendominasinya.
II.             ANALISIS DAN PEMBAHASAN
A. Dampak Sosial Dari Interaksi Manusia dan Internet

Mengenai dampak internet sebagai alat explorasi diri, para Psikolog memandang hal tersebut tergantung dari pribadi si penggunanya. Tentu internet akan bermanfaat jika mampu meningkatkan kehidupan seseorang, dan sebaliknya menjadi penyakit jika membuat kacau kehidupan orang tersebut. Pengaruh buruk akan terjadi jika internet digunakan sebagai sarana untuk mengisolasi diri. Banyak orang tidak sadar bahwa lama-kelamaan ia menutup diri terhadap komunikasi sosial entah karena keasikan ngebrowse atau karena internet dipakai sebagai pelarian dari masalah-masalah yang berhubungan dengan kepribadiannya. Hal itu dapat terjadi karena ada individu yang menampilkan kepribadian yang berbeda pada saat online dengan offline. Motivasi dibalik itu tentu berbeda antara satu orang dengan yang lain. Permasalahan akan rumit jika alasannya adalah karena individu tersebut tidak puas/suka terhadap dirinya sendiri (mungkin karena rasa minder, malu, atau merasa tidak pantas), lantas menciptakan dan menampilkan kepribadian yang lain sekali dari dirinya yang asli. Seringkali ia lebih suka pada kepribadian hasil rekayasa yang baru karena tampak ideal baginya. Padahal, menurut para Psikolog, hal ini tidak benar dan tidak sehat. Mengapa demikian?
Michelle Weil, seorang Psikolog dan pengarang buku terkenal, memberikan contoh konkrit tentang seorang gadis yang dijauhi oleh teman-temannya lalu kemudian menghabiskan waktu untuk mojok berchatting ria dengan menampilkan karakter yang sangat kontradiktif dengan karakter aslinya. Akibatnya, lama kelamaan ia semakin jauh dengan kenyataaan sosial yang ada, bahkan tidak bisa menerima diri apa adanya. Menurut pakar psikoanalisa terkenal seperti Erich Fromm, kondisi demikian dinamakan neurosis. Kondisi neurosis yang berkepanjangan akan mengakibatkan gangguan jiwa yang serius. Michelle lebih lanjut menambahkan, bahaya latennya adalah terbentuknya kepribadian online yang berbeda dengan yang asli.

1. Dampak pada perkembangan fisik
Interaksi remaja dengan internet banyak mengurangi aktivitas gerak karena saat ini dalam beraktivitas para remaja sudah banyak menggunakan perantara internet. Hal tersebut menyebabkan perkembangan fisik remaja yang terlalu dipapar oleh internet banyak mengalami physical decline. Contohnya problem visual seperti kelelahan mata, sakit kepala bahkan penglihatan kabur karena remaja lebih rentan daripada orang dewasa terhadap cahaya dan radiasi dari perangkat internet. Selain itu obesitas juga kasus yang sering terjadi akibat berkurangnya aktivitas fisik.

2. Dampak pada perkembangan emosi dan sosial
Pada remaja, perkembangan emosi tidak lepas dari interaksinya dengan lingkungan sosial.
Bila lingkungan sosial yang ada di sekeliling remaja berupa lingkungan sosial yang “virtual” dan tidak pada kenyataannya, maka perkembangan emosi remaja juga cenderung tidak adekuat
Sehingga individu harus mengembangkan keterampilan sosial dan emosi untuk mengatasinya.  

3. Dampak pada perkembangan inteligensi
Bahwa remaja yang menggunakan internet secara berlebihan akan memiliki kecenderungan untuk mengalami hambatan dalam rentang perhatian, kebutuhan melakukan stimulasi secara segera (tidak sabar) , dan "rasa kebingungan dalam identitas." Selain itu internet juga berdampak pada penalaran kritis karena hampir semua informasi telah tersedia sehingga para remaja menjadi kurang terampil dan cenderung untuk berkosentrasi hanya pada satu hal.

4. Dampak pada perkembangan moral
Banyak kasus di Indonesia tentang kekerasan dan kejahatan seksual pada remaja yang baik pelaku maupun korbannya adalah remaja akibat eksposure terhadap situs-situs internet yang tidak dikontrol oleh orangtua maupun orang dewasa lain yang bertanggungjawab terhadap perkembangan remaja di Indonesia. Secara umum efek internet terhadap perkembangan moral diulas oleh Susan Willard dari University of Oregon melalui 4 faktor utama yang muncul dalam interaksi remaja dengan internet
     
   III.           KESIMPULAN
net bagi manusia ada yang positif dan negative ,dan hanya bisa dirasakan oleh simanusia itu sendiri.Dampak inteManfaat internet sudah dirasakan oleh sebagian besar orang baik dalam proses belajar mengajar, hiburan, sumber informasi, media masyarakat, dan bahkan di dalam dunia bisnis. Internet akan bermanfaat jika mampu meningkatkan kehidupan seseorang dan sebaliknya menjadi penyakit jika membuat kacau kehidupan orang tersebut.
IV.          REFERENSI






tugas softskill bab 10



PSIKOTERAPI ONLINE
I.                PENDAHULUAN
Psikoterapi adalah serangkaian metode berdasarkan ilmu-ilmu psikologi yang digunakan untuk mengatasi gangguan kejiwaan atau mental seseorang.Pengobatan dengan cara psikologis dari masalah yang bersifat emosional dimana seseorang terlatih sengaja membangun hubungan profesional Perkembangan internet yang sangat pesat saat ini, bukan hanya digunakan untuk mencari informasi, berkomunikasi, atau berbisnis tetapi juga media yang digunakan para psikolog untuk melakukan psikoterapi. Fenomena psikoterapi online ini sudah berkembang dan memudahkan masyarakat. Namun, segala sesuatu pasti ada kelebihan dan kekurangannnya seperti munculnya psikoterapi online ini.
II.             ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Psikoterapi adalah proses interaksi formal 2pihak(atau lebih) bertujuan memperbaiki keadaan yang tidak menyenangkan pada suatu pihak karena tidak berfungsi.Dasar psikoterapi,manusia pada dasarnya bisa dan mungkin untuk dipengaruhi melalui intervensi psikologi yang direncanakan. Psikologi klinis dalam internet. Dewasa ini Internet bukan hanya tempat untuk Mengirim E-mail, Chatting, Nonton Video, ataupun Download berbagai file dan Aplikasi, tetapi sekarang internet juga sudah terdapat Test-test Psikologi dan bahkan Psikoterapi. Psikoterapi itu sendiri di Indonesia lebih hanya kepada Test secara Kasat mata, karena si Psikolog yang memeriksa tidak bertemu secara langsung. Ada beberapa Kelebihan maupun Kekurangan dalam melakukan Psikoterapi secara Online, seperti sebagai berikut :
Kelebihan :
  > Menghemat waktu, karena klien tidak perlu Repot-repot untuk datang ke tempat       Psikoterapis
 > Lebih Hemat dan Murah, biasanya Psikoterapi yang di Lakukan secara Online     memiliki Cost harga yang lebih murah ketimbang Datang langsung ke Tempat Terapis, bahkan ada Psikoterapis yang tidak di pungut biaya alias Gratis
> Cocok untuk Orang yang Memiliki Kepribadian Tertutup alias Pemalu, biasanya orang Pemalu akan lebih terbuka dan Berani jika Terapis di lakukan jarak jauh ketimbang Bertatap Muka langsung



Kekurangan :
> Sang Terapis, dalam hal ini sang Psikolog, tidak mengetahui bagaimana keadaan klien sesungguhnya itu seperti apa.
> Terapis tidak bisa mengetahui bagaimana Bahasa Tubuh si Klien, tatapan mata klien, dan cara bicara si klien, seperti kita tahu bahwa bahasa tubuh, tatapan mata, dan cara bicara merupakan entry point bagi seorang Psikolog untuk bisa mengetahui Kepribadian, karakteristik, dan bahkan Permasalahan yang sedang di alami Sang Klien

Itulah Kelebihan dan Kekurangan apabila kita melakukan Psikoterapi secara Online, mana yang menurut kita lebih baik itu Kembali lagi kepada Diri Masing-masing Individu.
       III.           KESIMPULAN
Ada kelebihan dan ekurangan jika kita melakukan psikoterapi secra online. Fenomena  munculnya psikoterapis online memudahkan para klien untuk melakukan terapi. Namun, adanya psikoterapis online ini juga memiliki keterbatasan yang menyulitkan para terapis untuk menganalisis klien.
IV.           REFERENSI

tugas softskill bab 9



TEST PSIKOLOGI ONLINE
I.                PENDAHULUAN
Zaman semakin berkembang, ilmu pengetahuan dan teknologipun mengalami kemajuan yang pesat. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan manusia yang semakin meningkat jumlah kebutuhannya seiring berkembangnya zaman. Contoh perkembangan zaman antara lain adalah globalisasi, dan teknologi yang semakin canggih. Perkembangan teknologi yang semakin canggih ini, memiliki berbagai dampak postif dan negatif di semua aspek kehidupan manusia. Salah satu contoh positif dari perkembangan teknologi yang pesat adalah memudahkan manusia untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber, misalnya televisi, radio, media cetak, maupun media elektronik seperti internet. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesan membuat semua orang dapat mengakses internet dengan mudah. Contohnya semua orang dapat mengakses  informasi di bidang psikologi yaitu mengenai alat-alat tes psikologis dan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet. Fenomena tes psikologi online ini mempunyai dampak positif dan juga negatif.
II.             ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Alat tes psikologi umumnya adalah perangkat test yang bisa kita gunakan untuk menjelaskan tentang perilaku , kemampuan , kepribadian dan berbagai kecenderungan dari seseorang dengan menggunakan skala dan penggolongan tertentu . Yang diukur adalah atribut psikologi dari dimensi tingkah laku individu dan ketepatan dalam pengukuran ini punya kesulitan yang cukup besar karena atribut psikologi itu sendiri bersifat abstrak.
 Seiring dengan perkembangan jaman , tekhnologi pun menjadi acuan dalam mempermudah akses manusia dalam menjalin komunikasi , sehingga bukan hal yang sulit juga dalam menemukan alat test psikologi yang dapat kita kunjungi secara online bahkan free tanpa biaya .
Karena sifat atribut psikologi yang abstrak itu , maka umumnya psikolog akan menemukan kesulitan yang cukup besar pula pada pengukuran sistem online .
Ini merupakan dampak negatif dari alat test psikologi online , dimana klien hanya mengandalkan internet dalam berkonsultasi , akan memungkinkan banyaknya kendala dan hasil yang tidak akurat dan sesuai seperti yang diinginkan .
Dampak positifnya orang akan lebih mudah dan hemat dalam melakukan test psikologi . mungkin sudah tidak asing lagi kita mendengar alasan mereka yang sibuk dan idak ada waktu , selain itu faktor emosi dan malu yang ada dalam diri individu dapat menjadi alasan mengapa mereka ingin melakukan test secara online tanpa harus berhadapan langsung dengan psikolog

Dampak Positif dan negatif  Tes psikologi online
> Positif :
- Dapat dilakukan dirumah bahkan dimana saja kapan saja dengan menggunakan   internet
- Bisa mencoba-coba beberapa kali tes tersebut atau tes yang lain nya
- hasil tesnya pun langsung dapat diketahui tanpa harus menunggu waktu yang cukup     
> Negatif :
-  Kerahasiaan alat tes semakin terancam
-  Program tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor
- Alat tes psikologi yang dibuat simulasinya hanyalah berdasarkan indikasi-indikasi yang sudah ditetapkan sesuai apa yang sudah diprogramkan tanpa melihat aspek-aspek sperti observasi, wawancara dan hal-hal lain yang mendukung data tersebut menjadi valid. Hal tersebut dapat mempengaruhi orang-orang yang berprofesi sebagai tester (yang melakukan pemeriksaan psikologis / alat- alat tes psikologi) 
       III.           KESIMPULAN
Dalam mengikuti psikotes atau tes-tes psikologis lainnya, tidak diperlukan bimbingan atau membaca buku-buku yang berkaitan dengan tes-tes psikologis. Berkembangnya tes psikologi online membuat kebocoran alat tes psikologi yang membuat tes-tes tersebut tidak valid karena masyarakat sudah mengetahui apa yang akan di jawab dalam tes tersebut sehingga meraka akan membuat-buat atau mengada-ada setiap jawaban yang mereka berikan dalam tes tersebut. Kerahasiaan alat-alat tes psikologi harus sangat di jaga terutama oleh orang-orang yang bergerak di bidang psikologi agar tes-tes tersebut memiliki daya fungsi yang sesuai dengan apa yang akan di ukur.
IV.          REFERENSI


Featured Games

Amalia Septiana © 2014 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com